Jumat, 5 Oktober 2001
Kompas/julian sihombing
Jakarta, Kompas
Aksi Brutal Terjadi di Dalam Stadion
Diposting oleh di 15.29 0 komentar
Label: Kliping, Liga Indonesia, Sepakbola Nasional
Keempat Tim Akan Tampil Sesuai dengan Karakter Khas
Kompas/julian sihombing
Jakarta, Kompas
Diposting oleh di 15.00 0 komentar
Label: Kliping, Liga Indonesia, Persija
DISIKAT PERSIJA, PSMS PROTES
Diposting oleh di 15.30 0 komentar
Label: Kliping, Liga Indonesia, Sepakbola Nasional
Persijap Paksa Persija Telan Kekalahan Telak
Sumber: goal.com
Diposting oleh di 18.59 1 komentar
Label: Liga Indonesia, Persija
Persija dan Persib sama-sama kehilangan pemain kunci
Derby D'Indonesia tinggal beberapa jam lagi akan dilangsungkan di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (18/3/2011) ini. Dalam "Big Match" yang selalu panas ini, kedua tim tampaknya harus kehilangan beberapa pemain pilarnya. Di kubu Persija, Eric Arsene Bayemi, Agu Casmir dan Ismed Sofyan diragukan dapat tampil. Coach Rahmad Darmawan masih akan melihat kondisi ketiga pemain tersebut hingga jelang laga nanti.
Diposting oleh di 02.07 2 komentar
Label: Liga Indonesia, Persija
Babak ke 2: Persija hajar Persiba 5-1 di Gelora Bung Karno
Diposting oleh di 18.38 0 komentar
Label: Liga Indonesia
Update Skor Babak 1, Persija-Persiba 1-1
Diposting oleh di 16.45 0 komentar
Label: Liga Indonesia
Persib-Persija bakal Tanpa Penonton
Diposting oleh di 13.59 0 komentar
Label: Liga Indonesia, Supporter Indonesia
ANTV Tambah Dua Kamera Di Putaran Kedua
Diposting oleh di 05.55 0 komentar
Label: Liga Indonesia
Jason De Jong Debut Lawan Persija
![]() |
| Jason De Jong (flickrdotcom) |
Sumber: goal.com/DonnyAfroni
Foto: flickr.com
Diposting oleh di 21.37 1 komentar
Label: Liga Indonesia
Persema Mantap Beralih ke LPI
Sejak awal Persema mengaku tertarik dengan konsep LPI yang berorientasi pada klub.
![]() |
| Pemain Persema Bima Sakti dibayangi oleh pemain Sriwijaya Zah Rahan (kanan) (ANTARA/Ari Bowo Sucipto) |
Laporan: Malik Ibrahim | Malang
• VIVAnews
Diposting oleh di 22.52 0 komentar
Label: Liga Indonesia
Maman: Lini Belakang Persija tak Fokus
Dua gol Persipura yang dicetak Boaz T Salossa dan Alberto Gancalvez lahir melalui serangan balik yang mematikan.
"Kami tampil di bawah form. Lini belakang kurang konsentrasi. Saya harap ini menjadi evaluasi bagi kami," kata Maman seusai pertandingan.
Ketidakhadiran gelandang Firman Utina juga menjadi salah satu penyebab utama kekalahan "Macan Kemayoran". Firman harus absen di pertandingan ini karena akumulasi kartu kuning.
"Ketidakhadiran Firman juga menjadi penyebab utama. Dia adalah penghubung antarlini," ungkap Maman.
Meski kalah, Maman tetap optimistis Persija masih mampu merebut gelar juara Liga Super Indonesia. "Jalan masih panjang. Pertandingan kandang kami masih banyak. Kami masih optimistis untuk juara," lanjut Maman.
C3-10
Editor: lou Read more.....
Diposting oleh di 20.15 0 komentar
Label: Liga Indonesia, Persija
Persija Menyerah dari Persipura 0-2
Tim Macan Kemayoran yang tidak mau malu di kandang langsung memberikan perlawanan yang sengit ke pertahanan Persipura. Hasilnya Bambang Pamungkas langsung mengancam namun berhasil ditahan oleh Jendry Pitoy.
Persipura tidak tinggal diam dan terus menekan. Akibat kesalahan lini belakang pemain Persija Baihaki Khaizan, Alberto Goncalves pada menit 15 mampu mengecoh kiper M. Yasir dan merubah kedudukan menjadi
Unggul 1-0 membuat anak asuh Jacksen F Tiago terus menggempur pertahanan Persija. Hasilnya Boaz Salossa pada menit 21 menambah keunggulan Persipura menjadi 2-0.
Tertinggal 2-0 membuat anak asuh Benny Dolo meningkatkan serangan. Hanya saja hingga babak pertama usai kedudukan tetap 0-2 untuk Persipura.
Memasuki babak kedua tim Macan Kemayoran kembali menekan pertahanan Persipura yang dikawal oleh Jack Komboy. Hanya saja belum mampu menciptakan gol. Mendapatkan dukungan penuh dari suporter membuat pemain Persija berusaha semaksimal mungkin menciptakan peluang. Karena kuatnya pertahanan Persipura bolapun tidak sampai gawang Jendry Pitoy.
Persipura juga memberikan perlawanan. Beberapa peluang menambah gol terus terjadi. Namun demikian penjaga gawang Persija M. Yasir mampu menahannya. Hingga wasit Djunaedi Effendy meniup peluit panjang kedudukan tetap 0-2 untuk kemenangan Persipura Jayapura.
Susunan pemain:
-Persija: M. Yasir (kiper), Abanda Herman, Baihaki Khaizan, Aris Indarto, Ismed Sofyan (kapten), Erick Setiawan, Fahruddin Mustafic, Agus Indra/Musafry, Bambang Pamungkas/Salim Alaydrus, Emalue Serge.
-Persipura: Jendry Pitoy (kiper), Tang Tian, Ricardo Salampessy, Kamasan Jack Komboy, Gerald Pangkaly, Ortizan Salossa, Eduard Ivakdalam (kapten)/Stevie Bonsapia, Ian Louis Kabes, Boaz Salossa, Yustinus Pae, Alberto Goncalves/Qu Ceng.
WAH
Editor: wah
Diposting oleh di 20.09 0 komentar
Label: Liga Indonesia, Persija
PR untuk Bendol di Putaran Kedua
Mohammad Resha Pratama - detiksport
Dalam laga yang dihelat di Gelora Bung Karno, Rabu (3/2/2010), Persija yang bertindak sebagai tuan rumah justru lebih banyak ditekan oleh Persela di babak kedua. Beberapa kali pemain Persela di bawah komando Samsul Arif membahayakan gawang M Yasir.
Untungnya keunggulan di babak pertama melalui gol tunggal Alliyudin mampu dipertahankan hingga 90 menit laga berakhir. Bendol, sapaan Benny Dollo, mengakui timnya memang kurang greget di paruh kedua.
"Babak kedua saya akui Persela lebih menguasai jalannya laga. Ini karena banyak pemain kami yang terkena cedera. Bisa saja Persela mencetak gol untuk mencuri poin atau memenangkan laga itu," tukas Bendol kepada wartawan usai laga.
Dari kondisi di atas Bendol mengakui memang ada ketimpangan antara skuad inti dan cadangan di Persija. Ini benar-benar terlihat setelah Bambang Pamungkas, Leo Tupamahu dan Agus Indra ditarik keluar karena disinyalir menderita cedera di tengah laga. Hal itulah yang akan menjadi pekerjaan rumah (PR) buat Bendol.
"Saya rasa skuad kami terlalu timpang kualitasnya. Masih banyak pemain muda yang belum bisa mengimbangi seniornya. Hal inilah yang akan kami evaluasi untuk paruh kedua musim ini," lugas mantan pelatih timnas itu.
Kemenangan ini mengangkat posisi juara Liga Indonesia 2001 itu ke posisi empat dengan 27 poin dari 17 laganya. Catatan ini terbilang apik mengingat Persija sempat terlempar ke zona merah di awal musim.
"Kita ingin menjaga posisi kita dengan tim di atas dan itu bisa kami lakukan saat ini. Namun hasil di akhir putaran pertama sekarang tak begitu penting, yang penting adalah di akhir putaran kedua nanti," demikian Bendol.
( krs / arp )
Diposting oleh di 01.28 0 komentar
Label: Liga Indonesia, Persija
The Jakmania Diperkenankan Hadir
Menurut Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Wargo Hartoyo, pihaknya telah mengantongi izin pertandingan lawan Persisam. Surat izin ini juga telah diberikan kepada PT Liga Indonesia.
"Izin untuk pertandingan lawan Persisam, 24 Januari 2010, sudah beres. Pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan kami sudah menyerahkannya ke pihak PT Liga," kata Wargo saat dihubungi VIVAnews, Kamis 21 Januari 2010.
The Jakmania sebelumnya harus kecewa. Pasalnya, derby Jakarta antara Persija lawan Persitara digelar tanpa penonton. Beruntung, duel ini berakhir dengan kemenangan Persija 3-0.
"Lawan Persitara itu beda. Saat itu personel kepolisian kekurangan orang karena ada kegiatan yang lain. Kalau ada apa-apa, kan pihak kepolisian bisa kewalahan," kata Wargo.
"Jakarta juga kan barometer bangsa. Jadi kalau sampai terjadi kerusuhan, negara yang malu. Namun, saat lawan Persisam pihak kepolisian sudah memberikan izin untuk kehadiran penonton," pungkasnya.
Duel lawan Persisam merupakan laga kedua dari lima partai home yang akan dilakoni Persija secara beruntun musim ini. Setelah duel ini, Persija kembali akan menjamu Bontang FC (27 Januari), Persijap (30 Januari) dan Persela (1 Februari).
Diposting oleh di 16.41 0 komentar
Label: Jakmania, Liga Indonesia
Aji: Macan Kemayoran Masih Labil
Preview Persija vs Persisam
Persija mengalahkan Persitara tiga gol tanpa balas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu lalu. Tiga gol yang tercipta diborong oleh striker Talaohu Abdul Mushafry.
Pelatih Persisam, Aji Santoso saat dihubungi VIVAnews mengaku tidak terpengaruh dengan kemenangan tersebut. Sebab menurutnya, penampilan tim ibu kota itu masih labil.
"Persija memang punya sederet pemain timnas. Mereka juga baru saja menang lawan Persitara. Namun saya yakin pertandingan nanti masih ramai, sebab Persija juga masih labil," kata Aji.
Penampilan Persija pada ISL 2009/2010 memang tidak stabil. Meski diperkuat sederet pemain nasional, Macan Kemayoran belum juga mampu bersaing menuju papan atas. Hingga pertandingan ke-13, Persija masih berada di urutan ke-14 klasemen sementara ISL dengan koleksi 17 poin.
Meski demikian, Aji mengaku tidak mudah bagi timnya untuk memetik poin di SUGBK nanti. Sebab, Elang Borneo yang dipimpinnya juga sedang tidak komplet.
Bek tangguh sekaligus sang kapten, Hamka Hamzah dipastikan absen karena akumulasi kartu. Sedangkan Usep Munandar tidak dalam kondisi prima dan masih berkutat dengan cedera hamstring.
"Kami akan menyiapkan pengganti untuk pemain-pemain yang absen," kata mantan pemain nasional itu.
Persisam sendiri rencananya tiba di Jakarta hari ini. Zaenal Arif cs akan menginap di Hotel Century, Senayan, Jakarta. Dalam turnya ke ibu kota, Persisam akan membawa 20 pemain.
Diposting oleh di 16.36 1 komentar
Label: Liga Indonesia, Persija
Persebaya Terancam Denda Rp 250 Juta
"Denda Rp 250 juta itu efektif akan ditanggung manajemen Persebaya jika pendukungnya dalam hukuman percobaan selama satu musim kompetisi tahun ini masih menyanyikan lagu-lagu yang bernada melecehkan pendukung tim lain," ungkapnya usai sidang Komdis di Sekretariat PSSI, Kamis ((21/1/10) malam.
Menurut Hinca, federasi sepak bola internasional mengecam tindakan bersifat rasis. Karena itu, PSSI juga akan mengambil langkah yang serupa di kompetisi Liga Indonesia.
Dalam pertandingan Persebaya menjamu Arema Malang tanggal 16 Januari lalu, pendukung Persebaya, diakui Hinca, menyanyikan lagu-lagu yang melecehkan pendukung lain. "Itu sudah masuk dalam rana rasisme, makanya kita beri hukuman percobaan berupa denda Rp 250 juta. Denda itu akan berlaku jika dalam satu musim kompetisi tahun ini ada nyanyian yang bernada rasis dari suporter Persebaya," urainya.
Hinca juga menambahkan, akibat dalam pertandingan tandang pendukung Persebaya selalu berbuat onar, maka Komdis juga memberi sanksi larangan bagi tim Persebaya selama dua tahun tidak boleh menghadirkan pendukungnya di lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia, saat bertanding di luar kota Surabaya, serta denda sebesar Rp 20 juta bagi manajamen Persebaya.
"Dengan kata lain, jika Persebaya melakukan pertandingan away atau tandang, maka suporter Persebaya dilarang hadir di stadion untuk mendukung Persebaya," tuturnya.
Selain itu, tambah Hinca, kubu Persebaya juga harus mengganti kerugian akibat pelemparan bus yang mengangkut pemain Arema di pertandingan tanggal 16 Januari lalu, sebesar Rp 5 juta.
Selain Persebaya, Komdis juga memberikan sanksi kepada panpel Arema. Hinca mengatakan, panpel Arema harus menanggung sanksi denda Rp 50 juta serta sanksi satu kali pertandingan Arema tanpa penonton.
"Sanksi ini kami berikan saat Arema Malang menjamu Persema Malang di pertandingan tanggal 10 Januari lalu di Stadion Kanjuruhan Malang. Waktu itu penonton membludak sampai tepi lapangan, jelas ini mengganggu kenyamanan dan keamanan tim tamu," paparnya.
ORO
Diposting oleh di 11.54 0 komentar
Label: Liga Indonesia, Supporter Indonesia
Musyafrie Hat-trick, Persija Naik Dua Tangga
Kesuksesan Musyafrie tidak lepas dari performa Persija yang mendominasi permainan sepanjang laga. Bermodal penguasaan bola dan permainan sayap, mereka rajin melancarkan ancaman ke lini pertahanan Persitara, terutama dari sektor kanan. Setelah menunggu hingga menit kedelapan, Musyafrie membuka rekening golnya. Memanfaatkan umpan silang Ismed Sofyan dari sisi kiri pertahanan Persitara, Musyafrie mengirim bola masuk ke gawang Persitara.
Gempuran Persija memaksa Persitara mengendurkan usaha penyerangan dan mulai memperbaiki pertahanan. Namun, usaha ini hanya efektif hingga menit ke-28, saat Musyafrie mencetak gol keduanya. Kali ini, Musyafry sukses membobol gawang Persitara, berkat umpan Aliyudin.
Di menit ke-30, Persitara berhasil menciptakan ancaman serius ke gawang Persija melalui Kabir Prince Bello. Sayang, eksekusinya melenceng ke sisi kiri gawang Persija.
Meski gagal, upaya Bello mendongkrak semangat tempur Persitara. Sayang, meski mampu menghindari ancaman gol Persija, mereka gagal mencetak gol hingga peluit turun minum berbunyi.
Memasuki babak kedua, Persija kembali berusaha mengambil alih pertandingan dan berhasil. Namun, kali ini, Persija tak mudah mengobrak-abrik pertahanan Persitara. Setidaknya hingga menit ke-60, mereka nyaris tak membuat ancaman berarti bagi gawang Persitara.
Di tengah segala kebuntuan itu, Musyafrie kembali tampil memecah kebuntuan dengan sepakan yang mengoyak gawang Persitara di menit ke-72. Memanfaatkan umpan silang Bambang Pamungkas, Musyafrie melesakkan bola ke gawang Persitara.
Persija nyaris menambah dua gol lagi melalui Bambang Pamungkas di menit ke-75 dan ke-78. Sayang, tak satu pun sepakannya mengancam gawang Persitara. Persija pun terpaksa puas menyaksikan dominasinya hanya membuahkan kemenangan 3-0. (*)
TUR
Diposting oleh di 22.54 0 komentar
Label: Liga Indonesia, Persija
Yel Provokatif, Wasit Berhak Hentikan Pertandingan
"Kami dari PT Liga Indonesia tidak ingin masalah rasisme berkembang di tengah kompetisi Liga Super Indonesia," ungkapnya di kantor Liga Indonesia yang ada di bilangan Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (19/1/10).
Menurutnya, wasit sudah diberi masukkan untuk segera menghentikan pertandingan jika mendengar ada nada benci yang ditujukan kepada pendukung suporter lain. "Jika ada pertandingan Persebaya melawan Persela, tetapi suporter pendukung Persebaya meneriakkan yel-yel yang berbau kebencian kepada pendukung kesebelasan Arema, padahal yang bertanding Persebaya menjamu Persela, umpamanya, nah wasit segera menghentikan pertandingan dan meminta agar tidak lagi ada teriakkan yang bernada membenci pendukung lain," paparnya.
Yel-yel yang berbau rasis, diakui oleh Joko, merupakan satu pelanggaran yang tidak dibenarkan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). "Untuk itulah, kami ingin membersihkan rasisme di kompetisi Liga Indonesia," tandasnya.
Diakuinya, yang dinilai rasisme di sepak bola Indonesia itu adalah upaya yang menghasilkan kebencian kepada pihak lain. "Bisa saja kebencian itu ditujukan kepada pemain, perangkat pertandingan atau pun kelompok suporter lain," jelasnya.
Selain masalah rasisme yang mendapat perhatian utama, PT Liga Indonesia juga mengingatkan kepada kelompok suporter agar tidak lagi meneriakan yel-yel yang ditujukan kepada kelompok suporter lain.
"Jika ini tetap dilakukan, saat klub kebanggaan mereka akan bertanding dengan tim yang suporternya tak disukai, maka polisi pun akan enggan memberikan izin pertandingan tersebut karena khawatir akan terjadi keributan antarsuporter yang juga akan mengganggu jalannya pertandingan," urainya.
ORO
Diposting oleh di 13.14 0 komentar
Label: Liga Indonesia
10 PEMAIN TERMAHAL DJARUM ISL 2009
| No | Nama | Klub |
| 1 | DANILO FERNANDO BUENO DE ALMEIDA | PERSISAM SAMARINDA |
| 2 | RONALDO DAIAN FAGUNDEZ OLIVERA | PERSISAM SAMARINDA |
| 3 | TSIMI JACQUES JOEL | PERSISAM SAMARINDA |
| 4 | BOAZ T.E. SALOSSA | PERSIPURA |
| 5 | ALBERTO GONCALVES DA COSTA | PERSIPURA |
| 6 | FRANSISCO ALDO BARRETO MIRANDA | BONTANG FC |
| 7 | CHRISTIAN GONZALES | PERSIB BANDUNG |
| 8 | HAMKA HAMZAH | PERSISAM SAMARINDA |
| 9 | NGON A DJAM CLAUDE PRAFAIT | PERSEBAYA |
| 10 | LOPEZ VENEGAS JULIO GABRIEL | PERSIBA BALIKPAPAN |
Diposting oleh di 11.25 0 komentar
Label: Liga Indonesia

























