Power Of The Jakmania
Persija Jakarta mulai menjalani latihan di lapangan Sawangan, Bojongsari, Depok, Jumat (30/10) sore nanti. Dalam latihan perdana itu, pelatih anyar Persija, bambang Nurdiansyah, dijadwalkan sudah mulai menangani Macan Kemayoran.
Kepastian Banur, sapaa karib Bambang Nurdiansyah, melatih Persija itu diutarakan oleh Ketua klub Ferry Paulus. Menurut dia, setelah mencapai deal pada Kamis (29/10) siang, dia langsung menyiapkan program. Salah satunya adalah menjalani latihan. "Kami juga berencana untuk menjalani Training Center (TC) di luar Jakarta," katanya, Jumat (30/10). Dua kota yang dipilih adalah Jogjakarta atau Batu, Jawa Timur. Namun, besar kemungkinan TC digelar di Batu karena itu dekat dengan lokasi pertandingan di Piala Jenderal Sudirman nanti. "Kami nanti kan tergabung di grup yang main di Malang. Jadi, Batu mungkin tempat yang ideal untuk TC, karena dekat dengan Malang," tandasnya.

Sumber: JPNN

Read more.....

Saatnya Ketum Persija dari Konglomerat, Bukan Orang yang Gagal

Power Of The Jakmania
JAKARTA - Bukan rahasia lagi bahwa klub Persija Jakarta adalah tim yang memiliki finansial buruk, tata kelola keuangan amburadul, dan pengurus serta manajemen yang tak lihai menyehatkan tim sepak bola. Tak salah, jika kemudian Persija disebut tim Macan Kelaparan, bukan Macan Kemayoran.
Mengapa demikian? karena Persija, tim Ibu Kota, di tengah putaran uang yang melimpah dan pusat seluruh kegiatan perbisnisan di Indonesia, ternyata tak mampu mendaptkan anggaran melimpah. Ibaratnya, Persija adalah Ayam yang kelaparan di dalam lumbung padi. Suatu hal yang tak mungkin terjadi. Sederet krisis, mulai dari finansial sampai prestasi dan pembinana itu, membuat stakeholder sepak bola di Ibu Kota berinisiatif menemukan konglomerat sebagai pengganti Ketua Umum Persija Ferrry Paulus. Pasalnya, bos Macan Kemayoran belakangan ini terbukti gagal total, hanya mengandalkan pemasukan dari sponsorship. "Misalkan jaman dulu ada Sarnubi Said dengan Krama Yudha-nya. Terus Benny Mulyono kalau tidak salah Warna Agung, perusahaan cat. Terus Tunas Jaya, Deni Ardi dengan perusahaan obatnya Tempo," kata Asisten Pelatih Satia Bagdja Ijatna kepada Indopos (grup JPNN), Senin (26/10) malam. Sebelumnya, coach Satia Bagdja menyarankan tim ibu kota sebaiknya dipegang oleh pengusaha besar. Sebab, memang tidak dipungkiri hancur leburnya Liga Indonesia (LI) di tengah sanksi FIFA dan pemerintah berdampak pada pendapatan klub. Tentu hal demikian berpengaruh besar terhadap gaji pelatih dan pemain lantaran pihak sponsor baru mau mencairkan dananya kalau ada kompetisi. "Maksudnya dia boleh seorang individu. Tapi, juga mesti mempunyai penghasilan lain selain dari sponsor. Siapapun yang mau menjadi Ketua mesti ada penghasilan lain selain dari sponsor," ujar dia. Makanya menurut dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), waktu sponsor tidak masuk, mereka masih bisa menanggulangi kejadian-kejadian seperti ini melalui bisnis lainnya. Jadi kalau Ketum baru nanti hanya mengandalkan sponsor, keuangan klub akan tetap bermasalah. Sebaliknya kalau pemasukan sponsor hanya salah satu dari aneka sumber dana, program aktivitas klub akan terus berjalan. "Kalau kita ini sudah menganggap PT (Persija Jaya), terus tidak ada penghasilan lain dari PT itu, itu yang menjadi masalah. Itu kan berarti cuma mengandalkan sponsor. Makanya tidak ada klub di Indonesia yang profesional," kata pria kelahiran 9 Mei itu. Soalnya klub yang dianggap profesional itu juga dilihat dari beberapa aspek. Misalnya mempunyai lapangan latihan dan pertandingan sendiri. Sedangkan hingga kini lapangan yang digunakan oleh setiap klub yang tergabung di Indonesia Super League (ISL) semuanya dimiliki pemerintah daerah (Pemda) setempat. "Kalau kamu datang ke Leverkusen, dia punya stadion besar Leverkusen. Dia punya akademi, lapangan latihannya sendiri. Lapangan latihan dan stadion tidak boleh dipakai sembarangan," pungkas mantan asisten pelatih Sriwijaya FC.
Sumber: JPNN

Read more.....

Ini Alasan Persija Menunjuk Bambang Nurdiansyah

Bambang Nurdiansyah
JAKARTA-Persija Jakarta telah resmi menunjuk Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih baru mereka untuk tampil di Piala Jenderal Sudirman, November nanti. Ada beberapa alasan yang membua Macan Kemayoran merekrut eks striker Timnas dan topskor kompetisi era 1990-an tersebut.
Menurut sang ketua klub, Ferry Paulus, Banur-sapaan karib Bambang Nurdiansyah- memiliki pengalaman dan kenyang asam garam bersama klub-klub di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Persita Tangerang dan Pelita Jaya yang akhirnya manajemennya membeli Arema menjadi Arema Cronus. "Saat di Piala Presiden juga menunjukkan melatih tim dengan baik," katanya, Kamis (29/10) Selain itu, Banur yang merupakan eks striker gemar memainkan strategi menyerang. Bahkan, dalam bertahan pun, gayanya agresif dengan terus memberikan tekanan kepada lawan di setengah daerah mereka sendiri sehingga lawan tak berkembang. Persija sudah merasakan itu saat berjumpa di Piala Presiden lalu. Bukan itu saja, di level yang lebih rendah saat melatih Cilegon United di Divisi I, dia sukses membawa tim tersebut juara dan lolos ke Divisi Utama.

Sumber : JPNN

Read more.....

Kepung Istana Ini Dia Tututan Jakmania

aksi the jak
Mengambil tema “Selamatkan Sepak Bola Indonesia” The Jakmania akan melancarkan aksi penyampaian aspirasi dengan mendatangi Istana Negara, 5/5. Massa yang diperkirakan berjumlah ribuan orang berkumpul terlebih dahulu di IRTI Monas pukul 10.00.
Adapun poin-poin yang akan disampaikan pada Aksi Damai The Jakmania seperti dalam rilisan yang diterima JakOnline adalah sebagai berikut :
1. Meminta Presiden Republik Indonesia, Bpk. Ir. H. Joko Widodo untuk turun tangan langsung menyelamatkan sepak bola Indonesia.
2. Meminta agar regulator sepak bola untuk keluar dari lembaga masing-masing bila tidak ada niat perbaikan sepak bola Indonesia.
3. Meminta agar semua Stakeholder bersatu untuk kemajuan sepak bola Indonesia.
Selain merilis tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi, The Jakmania juga memberikan beberapa himbauan untuk yang mengikuti kegiatan sebagai berikut :
1. Seluruh peserta aksi wajib menjaga nama baik Organisasi The Jakmania dan Persija Jakarta
2. Wajib menggunakan atribut Persija Jakarta dan The Jakmania
3. Dilarang membawa spanduk / tulisan yang menyerang salah satu pihak

#PowerOfJakmania

Read more.....

Kali kedua Persija Futsal Berhasil Menang!

Persija futsal kembali, mengingat hasil dua pertandingan sebelumnya Persija mengalami kekalahan yang sedikit memalukan yaitu kerika lawan Vamos 5 vs 2 Persija dan Persija 0 vs 5 tuan rumah ( Pingky Boys ) dengan hasil yang di peroleh hari ini Persija dapat menang yang sangat membanggakan dengan skor Persija 17 vs 2 Trunajaya Bandung karena hasil ini Persija masih mendapatkan point 0 tetapi golnya +18 memang gol saat pertandingan ini cukup memuaskan bagi para The Jakmania yang ada diseluruh pelosok Nusantara, Namun kami belum bisa memberitahukan jadwal dan klasemen FSL 2015 yang dikarenakan belum mendapat dari berbagai rekan rekan, seperti Persija Is My Life dan JakOnline...

Read more.....
 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Powered by    Login to Blogger