Persija Siap Tempur Dilaga Perdana

Persija akan memulai laga perdananya melawan PBR dalam pertandingan digrup A. Dengan modal yang positif atas kemenangan diuji coba dan pemusatan latihan diBatu kemarin, Persija juga telah mempersiapkan matang matang para pemainnya. Laga nanti malam yang akan bermain diStadion Kanjuruhan, Malan dan disiarkan langsung oleh NET TV pada pukul 19.00 WIB.
Dengan hasil yang memuaskan saat menjalani uji coba diBatu yakni Persija yang memenangkan tiga laga sekaligus yakni pertandingan uji coba perdana Persija VS PS Jaguar, Persija VS PS Kusuma dan laga uji coba terakhir Persija VS Persikoba.

Dilaga uji coba perdana persija berhasil menang atas PS Jaguar dengan skor tipis 1-0. Persija yang menurunkan Andritany; Ismed (C), Maman, Gunawan, Zikri; Maitimo, Amarzukih, Syahroni; Fandi, Ihwan, Dedi, dengan gol yang diciptakan oleh Maitimo dari titik putih akhirnya Persija membuat hasil dilaga uji cobanya yang pertama itu menjadi hasil yang positif walau hanyalah menang dengan skor 1-0.

Dilaga uji coba yang kedua Persija kembali meraih hasil yang sangat baik, ya.. Mungkin para pemain melihat hasil yang kurang baik walau memenangkan pertandingan tersebut. Dilaga itu Persija menang dengan skor yang cukup telak yaitu 6-0. Dipertandingan itu digunakan sistem 3X30 menit, Persija yang menurunkan Reky; Ismed (C), Maman, Gunawan, Zikri; Amarzukih; Messi, Maitimo, Rizal, Aldi; Pacho dan dengan gol dari Ihwan sebagai pemain pengganti pada menit 44', dalam waktu yang tidak terlalu lama Persija kembali membobol gawang PS Kusuma yang diciptakan oleh Dedi pada menit 59' yang juga sebagai pemain pengganti, Persija kembali membobol gawang PS Kusuma melalui sundulan dari Gunawan pada menit 62' dimana itu adalah babak yang ketiga, Persija pun hanya cukup waktu 8 menit untuk menciptakan gol dari Ilham pada menit 70', kembali lagi Persija membobol gawang lawan pada menit 73' yang diciptakan oleh Maitimo. Dan Persija pun menang dengan skor 6-0.

Dan dilaga terakhir Persija meladeni Persikoba, dan kembali Persija meraih hasil yang positif dari laga tersebut dengan memenangkannya dengan skor 4-1 dan dilanjutkan dengan simulasi adu pinalti. Gol gol persija diciptakan oleh Maitimo pada menit 36', dan gol keduanya diciptakan oleh Ismed pada menit 54', gl ketiga dari Persija diciptakan oleh Pacho pada menit 65' dan gol terakhir dari Persija diciptakan oleh Ilham pada menit 72'. Setelah 85' menit selesai dan diteruskan dengan simulasi adu pinalti dimana Persija sempat tertinggal namun disamakai oleh Ilham, OK John menjadi pemain persija ketiga yang membobol Persikoba, dan gl terakhir persija diciptakan oleh Roby.

Dan malan nanti Persija akan meladeni PBR dilaga perdananya pada Piala Jenderal Sudirman yang akan digelar diStadin Kanjuruhan, Malang dan disiarkan langsung oleh NET TV pada pukul 19.00 Jangan pada lupa nontonnya!! Bagi yang masih stay diJakarta kalo mau nonton bareng yuk... Bareng bareng kita nonton bareng! The Jak!!! Maniaa...

( Jaka )

Read more.....

Selamat jalan, Sinyo Aliandoe...

Nama Sinyo Aliandoe harus dicatat dengan tinta emas sebagai salah satu pemain dan pelatih sepakbola nasional dengan sederet prestasi level internasional. 

Beliau adalah pelatih yang membawa timnas Garuda menjadi juara grup 3B dengan menyisihkan India, Thailand dan Bangladesh pada kualifikasi Piala Dunia Meksiko 1986. Sayang di babak berikutnya timnas ditaklukan Korsel yang akhirnya lolos ke Meksiko setelah kalah 0-2 dari di Seoul dan dihajar 4-1 saat bermain di Senayan. 

Sebastian Sinyo Aliandoe adalah putra kelahiran Larantuka, Flores Timur, 1 Juli 1940. Karir sepakbolanya dimulai sejak menempuh pendidikan di Sekolah Guru Pendidikan Jasmani di Singaraja, Bali. Bakatnya yang luar biasa mulai dipoles saat menjadi pemain inti bond Perseden, Denpasar.

Sukses kemudian berlanjut ketika dia digaet oleh Persebaya, Surabaya sebelum akhirnya bergabung dengan Persija di tahun 1963. Baru satu tahun, Sinyo berhasil membawa Persija menjadi juara Divisi Utama PSSI pada 1964. Gelar juara makin berkesan karena Persija menjadi tim yang tak pernah kalah. Keberhasilannya bersama Persija membuat pelatih timnas saat itu drg. Endang Witarsa kepincut membawa Sinyo masuk dalam jejeran gelandang tim nasional bersama Soetjipto "Gareng" Soentoro, Bob Hippy dan M. Basri.

Selama memperkuat timnas dari tahun 1964 sampai 1969, Sinyo berhasil memberikan tiga gelar untuk skuad merah putih, yakni Piala Aga Khan di Dakka (Bangladesh), Piala Raja di Thailand, dan juga Merdeka Games di Malaysia. Namun sayang, ia harus mengakhiri karier sebagai pemain bola pada usia muda setelah menderita cedera parah, patah tulang pada pergelangan kakinya.

Sinyo kemudian memilih untuk menjadi pelatih. Tidak disangka nama Sinyo Aliandoe sebagai pelatih langsung melejit setelah berhasil membawa Persija juara di tahun 1973 dan 1975.
Skuad Persija saat juara di tahun 1973 yang ditangani Sinyo Aliandoe (foto:persijamuda)
Alhasil Sinyo dijuluki pelatih muda terbaik oleh media saat itu.  Keberhasilan itu juga seolah membayar lunas jasa Persija yang telah membesarkan namanya.


Selain itu, Sinyo Aliandoe juga pernah menangani klub Indonesia Muda, Tunas Jaya dan Jayakarta. Bersama Jayakarta, Sinyo berhasil meraih gelar juara pada putaran kompetisi Persija (1975-1978).

Pada medio 70-an, Sinyo dikirim oleh F.H. Hutasoit (manajer Persija kala itu)  untuk menuntut ilmu ke Manchester United, Inggris. Sekembalinya dari berguru ke negri Ratu Ellizabeth, Sinyo mengenalkan pemahaman baru tentang taktik offside. Waktu itu, offside hanya digunakan sebgai jebakan semata, tanpa ada pergerakan pemain belakang yang keluar sebagai sebuah satuan unit. Namun ditangan Sinyo, offside disulap menjadi suatu taktik untuk melakukan pressing pada lawan.

Untuk meningkatkan ilmu kepelatihannya, selain ke Inggris Sinyo Aliandoe juga pernah menimba ilmu ke Malaysia, Jerman dan Brasil. Hasilnya, dia adalah satu dari sedikit pelatih kita yang memiliki sertifikat FIFA Coaching Academy. Om Sinyo adalah pelatih terakhir yang membawa Indonesia berjaya merebut medali emas di SEA Games Manila 1991. Puncak karir Sinyo Aliandoe adalah saat bersama asistennya Bertje Matulapelwa, menukangi Timnas pada kualifikasi Piala Dunia Meksiko 1986.

Hermansyah, Ristomoyo, Didik Darmadi, Warta Kusuma, Elly Idris, Bambang Nurdiansyah, Noah Meriem, Zulkarnain Lubis, Herry Kiswanto, Ferrel Raymond Hattu dan Dede Sulaiman adalah sederet nama yang pernah merasakan tangan dingin Sinyo dalam membentuk tim. Bahkan bek kiri Ristomoyo  berhasil diorbitkan dari dari klub Galatama Caprina, Bali.

Nama Sinyo Aliandoe juga tak bisa lepas dari sejarah klub Arema Malang. Berkat kedekatannya dengan Acub Zainal, Sinyo Aliandoe ditunjuk menjadi pelatih pertama Arema Malang selama dua musim dari tahun 1987 sampai 1989. Sebagai pelatih klub yang baru dibentuk tentu ia harus kerja keras membangun tim. Apalagi saat itu Malang masih identik dengan klub perserikatan Persema Malang. Untuk itu ia merekrut pemain-pemain seperti Maryanto (Persema), Jonathan (Satria Malang), Kusnadi Kamaludin (Armada), Mahdi Haris (Arseto), Jamrawi, Yohanes Geohera (Mitra Surabaya) dan kiper Dony Latuperisa.

Saat sepakbola nasional diguncang kisruh di tahun 2011, Sinyo Aliandoe ikut ditunjuk FIFA menjadi anggota Komite Normalisasi yang diketuai Agum Gumelar. Komite ini dibentuk dan ditugaskan untuk menggelar pemilihan ketua umum PSSI baru menggantikan Nurdin Halid yang dibekukan oleh FIFA.

Kini Sinyo Aliandoe telah tiada. Pagi tadi, Rabu 18 Nopember 2015 beliau meninggal di RS. Mayapada Puri Indah. Beliau telah pergi meninggalkan sederet prestasi membanggakan buat bangsa. Semoga semangat dan dedikasi beliau bisa menjadi contoh teladan bagi generasi muda di dunia sepakbola nasional. 

Selamat jalan, Om Sinyo... Terima kasih atas semua dedikasimu untuk Persija dan Merah Putih...

Read more.....

Turnamen Piala Jenderal Sudirman dimulai sore ini

Turnamen Piala Jenderal Sudirman yang digagas Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mulai digelar bertepatan dengan hari Pahlawan sore ini, 10 November 2015. Laga Arema Cronus versus Persegres Gresik di Stadion Kanjuruhan, Malang akan menjadi laga pembuka turnamen yang juga diselenggarakan dalam rangka merayakan HUT ke-70 TNI ini.

Sedikit berbeda dari turnamen lainnya, pembukaan Turnamen Piala Jenderal Sudirman ini tidak hanya akan dimeriahkan dengan penampilan band Slank dan Kotak tapi juga akan ada atraksi terjun payung.
Turnamen ini sendiri diikuti oleh 14 klub Indonesia Super League (ISL) dan 1 klub PS TNI yang akan dibagi menjadi 3 grup. Malang, Surabaya dan Denpasar ditunjuk menjadi tuan rumah babak penyisihan. Berikut Jadwal Lengkap Jam Tayang Fase Grup Piala Jenderal Sudirman:

Grup A
Arema Cronus Vs Persegres, Selasa (10/11/2015) pukul 17.30 WIB
Arema Cronus Vs PBR, Senin (16/11/2015) pukul 19.00 WIB
Sriwijaya FC Vs Persegres, Kamis (19/11/2015) pukul 14.30 WIB
Persija Vs PBR, Kamis (19/11/2015) pukul 19.00 WIB
Persegres Vs PBR, Minggu (22/11/2015) pukul 14.30 WIB
Arema Cronus Vs Sriwijaya FC, Minggu (22/11/2015) pukul 19.00 WIB
Sriwijaya FC Vs Persija, Rabu (25/11/2015) pukul 19.00 WIB
PBR Vs Sriwijaya FC, Sabtu (28/11/2015) pukul 14.30 WIB
Arema Cronus Vs Persija, Sabtu (28/11/2015) pukul 19.00 WIB
Persija Vs Persegres, Selasa (1/12/2015) pukul 19.00 WIB

Grup B
Mitra Kukar Vs PSM, Sabtu (14/11/2015) pukul 14.30 WIB
Bali United Vs Persipura, Sabtu (14/11/2015) pukul 19.00 WIB
Semen Padang FC Vs Persipura, Selasa (17/11/2015) pukul 19.00 WIB
Semen Padang FC Vs PSM, Jumat (20/11/2015) pukul 14.30 WIB
Bali United Vs Mitra Kukar, Jumat (20/11/2015) pukul 19.00 WIB
Semen Padang FC Vs Mitra Kukar, Senin (23/11/2015) pukul 14.30 WIB
Persipura Vs PSM, Senin Senin (23/11/2015) pukul 17.30 WIB
Bali United Vs Semen Padang FC, Kamis (26/11/2015) pukul 19.00 WIB
Bali United Vs PSM, Minggu (29/11/2015) pukul 14.30 WIB
Persipura Vs Mitra Kukar, Minggu (29/11/2015) pukul 19.00 WIB

Grup C
Surabaya United Vs PS TNI, Minggu (15/11/2015) pukul 14.30 WIB
Persela Vs Persib, Minggu (15/11/2015) pukul 19.00 WIB
Pusamania Borneo FC Vs PS TNI, Rabu (18/11/2015) pukul 19.00 WIB
Persela Vs Pusamania Borneo FC, Sabtu (21/11/2015) pukul 14.30 WIB
Surabaya United Vs Persib, Sabtu (21/11/2015) pukul 19.00 WIB
Persela Vs PS TNI, Selasa (24/11/2015) pukul 19.00 WIB
Surabaya United Vs Persela, Jumat (27/11/2015) pukul 14.30 WIB
Persib Vs Pusamania Borneo FC, Jumat (27/11/2015) pukul 19.00 WIB
Surabaya United Vs Pusamania Borneo FC, Senin (30/11/2015) pukul 14.30 WIB
Persib Vs PS TNI, Senin (30/11/2015) pukul 19.00 WIB

Read more.....

Selamat, Korwil Cengkareng Juara "Jawa Pos Cup"

Pada " Jawa Pos Futsal Tournament antar korwil The Jak Mania " yang sudah berlangsung dari tanggal 24 & 25 Oktober dan finalnya pada tanggal 1 November 2015 di Vidi Arena. Sebanyak 16 tim lolos ke delapan besar yakni Cengkareng, Pademangan, Menten, Manggarai, Kali Malang, Pondok Gede, Pondok Ungu, Bekasi, Depok, Warung Buncit, Srengseng Sawah, Pasar Rebo, Ciledug, Pondok Labu, Pondok Cabe, Pondok Pinang.
Setelah melalui pertandiangan yang menegangkan dengan iringan nyanyian para The JakMania yang hadir di Vidi Arena Pancoran, akhirnya korwil Cengkareng dan korwil Kali Malang lolos ke final. Perebutan juara 3 dan 4 yakni korwil Pondok Cabe dan korwil Srengseng Sawah.
Dengan jerih payah dan keringat yang mengucur akhirnya karwil Cengkareng yang menjadi juara 1 dan juara ke-2 adalah korwil Kali Malang, juara ke-3 korwil Pondok Cabe dan juara ke-4 adalah korwil Srengseng Sawah.
Gelar pencetak gol terbanyak diraih oleh Ikhsan " Messi " dari korwil Cengkareng. Sementara predikat best supporter diraih oleh korwil Pondok Cabe.
Selamat kepada para juara dan semoga bisa terus berprestasi sambil tetap kebersamaan dan persaudaraan diantara anggota The JakMania. The Jaaaaakkkk.... Maniaaaaaaa......!

(Jaka)

Read more.....

Jadwal Babak 16 Besar Jawa Pos Cup

Jawa Pos Cup
Turnamen Futsal antar korwil The Jakmania bertajuk Jawa Pos Cup akan kembali bergulir memasuki babak 16 besar. Turnamen hasil kerjasama Jawa Pos dengan PP The Jakmania dan Jakarta Futsal Foundation yang berhadiah total puluhan juta rupiah ini berlangsung semarak. Lolosnya beberapa tim unggulan seperti Cengkareng dan Manggarai menjadi jaminan makin serunya persaingan menuju babak final. Hadir dan ramaikan yuukkk... Catat nih jadwalnya:
Lapangan 1: 10.30-11.00 Cengkareng vs Pondok Gede 11.00-11.30 Pondok Ungu vs Bekasi 11.30-12.00 Pondok Pinang vs Menteng 12.00-12.30 Pademangan vs Manggarai Lapangan 2: 10.30-11.00 Depok vs Warung Buncit 11.00-11.30 Ciledug vs Srengseng Sawah 11.30-12.00 Pondok Cabe vs Pasar Rebo 12.00-12.30 Pondok Labu vs Kalimalang Babak 16 besar diadakan di Lapangan Vidi Arena, Pancoran, pada 1 November.

Read more.....
 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Powered by    Login to Blogger